Cara Budidaya Tambak Udang Vaname Tradisional

Udang merupakan jenis hewan laut yang sangat amat banyak. Spesies ini tak akan punah,karena memang udang dibudidayakan dengan baik dan benar. Untuk budidaya udang sendiri ada beberapa metode,dalam artikel ini kami ingin membagikan bagaimana cara budidaya tambak udang vaname tradisional. Metode ini kami dapatkan dari website pupuk tambak yang teramat lengkap informasinya.

Dalam website tersebut menyebutkan beberapa hal tentang seputar udang dan juga pupuk tambak. Anda bisa belajar dan mendapatkan banyak informasi dari website tersebut. Ya,apabila anda ingin mendapatkan informasi lengkap tentang budidaya tambak dan yang lainnya bisa kunjungi website tersebut.



Cara Budidaya Tambak Udang


1. Kelola Lahan Tambak Udang

Pemilihan lahan tambak udang perlu anda pertimbangkan,serta mengelola lahan tambak udang harus menjadi perhatian anda sebelum budidaya tambak udang. Perlu perhatikan soal genangan air yang harus dikeringkan,apabila sudah stabil anda bisa mengembalikan PH menjadi 6,5 pada tanah yang anda pilih. Jangan sampai salah perhitungan ya.


2. Gunakan Teknik Pengapuran Dan Pemupukan Tambak

Teknik pengapuran dan pemupukan ini bukan sekedar teknik biasa saja. Kita perlu 1000 kg kapur bakar untuk 1 hektar lahan tambak dan 320 kg kapur pertanian untuk 1 hektar lahan tambak. Caranya anda perlu menuangkan kapur selama 3 hari ke dalam kolam,kemudian masukan pupuk urea sebanyak 150 kg/hektar dan pupuk kandang sebesar 2000 kg/hektar. 


3. Perhatikan Pengisian Air Tambak

Adapun langkah langkah yang wajib anda perhatikan dalam pengisian air tambak sebagai berikut :

  1. Media air dicampur 30 ppm kaporit dan 10-12 ppm saponin
  2. Isi air sebanyak 0,8-1,0 m
  3. Tingkat kecerahan awal air yaitu 40-45 cm
  4. Pupuk organik sebanyak 300-500 kg/hektar (pupuk pilihan petani)


4. Penebaran Benih

Benih udang sendiri beratnya 0,001 gram. Benih udang vaname sendiri ditebar setelah plankton berumur 7-10 hari. Setelah pemupukan dilakukan,baru kita menebar benih udang dengan mudah dan aman. 


5. Panen

Panen adalah proses terakhir setelah anda mengikuti 4 point diatas. Tentunya setelah berumur 100-110 hari kita baru bisa menikmati masa proses panen ini. Panen udang juga dilakukan di malam hari dan juga menggunakan metode udang vaname tradisional. Apabila setelah panen,anda bisa mencoba memasukan udang ke dalam es yang beku agar udang tetap segar.


So,sebagai pemula tentunya mencari tahu tentang bagaimana cara budidaya tambak udang vename. Anda bisa memanfaatkan tips dan trik diatas sebagai bentuk budidaya tambak yang baik dan benar. Semoga dapat menjadi referensi anda hari ini dan terima kasih telah berkunjung di website sederhana kami ini.

No comments for "Cara Budidaya Tambak Udang Vaname Tradisional"