Kenapa Yang Rajin Ibadah Miskin,Yang Sering Maksiat Malah Kaya?

 


Kenapa yang rajin ibadah miskin sedangkan yang sering maksiat kaya? Pertanyaan tersebut merupakan pertanyaan beberapa orang. Sebenarnya apa jawaban dari pertanyaan tersebut?

Bahkan saking frustasinya, orang yang berada di kondisi ini seringkali mempertanyakan keadilan Allah SWT. Padahal sudah jelas, bahwa Allah SWT itu Maha Adil, sebagaimana yang tertulis dalam firman-Nya.


اَلَیۡسَ اللّٰہُ بِاَحۡکَمِ الۡحٰکِمِیۡنَ


Bukankah Allah hakim yang paling adil? (QS At Tin ayat 8)


Sebelum menanyakan kepada Allah SWT tentang keadilannya, sudahkah kamu menjalankan usaha-usaha untuk mendapatkan rezeki dari Allah SWT?


Perlu Usaha dan Kerja Keras

Sebab Allah SWT pernah menegaskan dalam firman-Nya, bahwa Dia takkan merubah keadaan suatu kaum, sebelum kaum itu sendiri merubah apa yang ada pada diri mereka.


إِنَّ اللَّهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتَّى يُغَيِّرُوا مَا بِأَنْفُسِهِمْ وَإِذَا أَرَادَ اللَّهُ بِقَوْمٍ سُوءًا فَلَا مَرَدَّ لَهُ وَمَا لَهُم مِّن دُونِهِ مِن وَالٍ


“Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum, sebelum kaum itu sendiri mengubah apa yang ada pada diri mereka. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap suatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya dan tidak ada pelindung bagi mereka selain Dia.” (QS. Ar-Ra’d [13]: 11).


Jadi bisa kita simpulkan sendiri bukan? Orang orang tersebut bekerja keras. Tetapi sayangnya mereka tak ingat ibadah. Bisa juga mereka terkena istidraj. Istidraj sendiri adalah orang yang diberikan nikmat tetapi nanti kena adzab,karena tak mau beribadah. 

Jadi jangan berburuk sangka dan juga tetap beribadah karena Allah SWT melihat apa yang kita kerjakan. Semoga dapat menjadi bahan renungan untuk kita semua. Terima kasih telah membaca artikel ini,jangan lupa dishare bila Bermanfaat.



No comments for "Kenapa Yang Rajin Ibadah Miskin,Yang Sering Maksiat Malah Kaya?"